Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 823 kali.
PENDIDIKAN

Buruan Siapkan Diri Belajar Dual Degree Ke Australia

Bagikan Ke Sosmed :

Samarinda,infosatu.co – Pemerintah Australia membuka kembali peluang kerja sama pendidikan dual degree dengan Kalimantan Timur. Hal itu terungkap saat pertemuan Wakil Dekan 2 FKIP Unmul Samarinda Sunardi bersama Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi di ruang kerjanya, Senin (18/7/2022).

Bila berjalan sesuai rencana, maka rekrutmen mahasiswa program S2 itu akan dilakukan pada 2023.

Sebelum melanjutkan kerja sama ini, Pemerintah Australia berharap ada lembaga atau pemerintah yang menjamin beasiswa diberikan untuk satu tahun pertama (semester 1 dan 2) perkuliahan di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

“Biaya perkuliahan ini cost sharing antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Australia. Sedangkan penyelenggaranya Unmul dan The University of Adelaide,” ungkap Sunardi.

Kuota yang diberikan Pemerintah Australia untuk kerja sama program S2 ini hanya 5 mahasiswa.

Tahun pertama mereka akan belajar di Unmul Samarinda dan tahun kedua kuliah dilanjutkan ke Universitas Adelaide di Australia.

Mahasiswa lulusan program kerja sama ini akan meraih dua gelar sekaligus. Yakni M.Pd (Master Pendidikan) dari Unmul dan M.Ed (Master of Education).

“Pemprov menanggung beasiswa saat kuliah di Unmul. Sedangkan saat kuliah di Adelaide, biaya kuliah dan biaya hidup akan ditanggung Pemerintah Australia,” jelas Sunardi.

Rekrutmen program kerja sama ini terbuka untuk  guru-guru PNS maupun swasta.

Tahun ini program studi yang diajukan adalah magister manajemen dengan fokus educational leadership. Saat ini terdapat 10 mahasiswa Kaltim yang belajar di The University of Adelaide dalam Program Studi Bahasa Inggris.

“Tahun ini kita pilih magister manajemen karena fokus kita ke educational leadership menjelang pemindahan ibu kota negara,” jelas Sunardi.

Wagub Hadi Mulyadi sangat mendukung rencana kerja sama ini. Menurutnya, kesempatan ini terbilang langka maka harus segera ditindaklanjuti.

“Prinsipnya harus dibantu. Guru dan dosen prioritas menambah skill. Kompetensi itu penting. Bagi saya guru itu sangat penting. Kita dukung program ini melalui Program Beasiswa Kalimantan Timur (BKT),” tegas Wagub Hadi yang juga berlatar guru dan dosen itu.

Related posts

Sri Indarti Siap Memberikan Perubahan Di Universitas Riau Jika Terpilih

Akhmad

Airlangga Hartarto Beri Kuliah Umum di Uniba

Lilik Sismiati

60 Peserta Ikuti Bimtek Dakwah Khusus

Emmy Haryanti