Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 285 kali.
PEMERINTAHAN

IPM Kaltim Tertinggi Ketiga, Kapasitas Literasi Terus Digalakkan

Isran Noor, saat memberikan keterangan persnya kepada awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (23/6/2021). (Foto: Lydia)
Bagikan Ke Sosmed :

Samarinda, infosatu.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengumumkan nama-nama pemenang lomba literasi dan kepustakawanan 2021 di Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Rabu (23/6/2021).

Isran Noor saat mengumumkan pemenang lomba literasi dan kepustakawanan 2021 di Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Rabu (23/6/2021).

Ada lima lomba yang dipertandingkan di Tingkat Provinsi Kaltim 2021 antara lain lomba perpustakaan SLTA terbaik dan lomba perpustakaan umum desa/kelurahan terbaik.

Kemudian, lomba bertutur bagi SD/MI, lomba penulisan resensi buku bagi pelajar SLTA dan terakhir lomba pustakawan berprestasi terbaik.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan bahwa lomba yang digelar pihaknya merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas literasi di Kaltim.

Para pemenang pemenang lomba literasi dan kepustakawanan 2021.

“Kita juga ingin melihat bagaimana peran perpustakaan itu bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. Ini bagian dari dukungan indikator pembangunan manusia (IPM), Kaltim itu posisinya ketiga tertinggi,” ungkapnya.

Itu artinya, lomba dan penghargaan seperti ini harus dilaksanakan supaya IPM benar-benar terkonfirmasi dengan usaha dan upaya yang dilaksanakan masyarakat.

Pemberian penghargaan pada hari ini kata Isran, untuk memberikan motivasi serta semangat kepada semua pihak yang terlibat. Entah itu organisasi perangkat daerah (OPD), masyarakat, swasta maupun non swasta.

“Termasuk bidang pendidikan dan penanggungjawab pengelolaan perpustakaan di daerah sampai ke desa-desa,” terangnya.

Pemberian trofi dan uang penghargaan ini untuk memotivasi peningkatan kinerja perpustakaan sekolah, perpustakaan umum desa dan para pustakawan dalam melayani serta memenuhi kebutuhan informasi pelajar juga masyarakat.

Selain itu, tujuannya untuk menumbuhkembangkan kegemaran membaca siswa dan pelajar serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa, khususnya bahan pustaka.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Elto menyatakan bahwa tingkat gemar membaca di Benua Etam memang lumayan tinggi tapi literasinya kurang.

“Ini karena sebagian masyarakat yang ada di desa dan pedalaman terkendala akses sehingga penyebarannya terbatas. Perlu pendekatan dan pembinaan sampai ke tingkat kecamatan dan desa itu,” tegasnya. (editor: irfan)

Related posts

Delapan Kabupaten/Kota di Benua Etam Masuk PPKM Level 4

Lydia Apriliani

Kisah Inspiratif Uut dan Uti, Pesut Mahakam dari Danau Semayang

Lydia Apriliani

Di HBA ke-61, Isran: Jayalah Kejaksaan Demi RI

Lydia Apriliani