Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 213 kali.
KPU SAMARINDA

KPU Samarinda Lakukan Rapid Test ke Seluruh Petugas PPK dan PPS

Bagikan Ke Sosmed :

Penulis: Dina – Editor: Irfan

Samarinda, Infosatu.co – Menghindari adanya klaster baru dan mencegah terjadinya penyebaran pandemi Covid-19, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda mewajibkan untuk rapid test ke petugas lapangan yaitu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Samarinda.

Hal ini disampaikan Firman Hidayat, saat gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam verifikasi faktual (verfak) calon perseorangan oleh KPU Samarinda di Hotel Harris, Kamis (25/6/2020). Petugas PPK dan PPS secara bergantian melakukan rapid test.

Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengatakan bahwa rapid test ini merupakan syarat dari KPU kepada petugas sebelum mereka melaksanakan tugas ke lapangan.

“Dilakukannya ini agar memastikan petugas kami benar-benar bersih, dan tidak ada petugas yang terpapar,” terang Firman kepada infosatu.co.

Ia menambahkan bahwa untuk rapid test ini dilakukan kepada semua jajaran KPU, petugas PPK dan PPS yang hadir.

Terkait, anggaran dari APBN yang telah disepakati ketika rapat dengar pendapat (RDP), memang dari usulan KPU RI sebesar Rp 4,7 triliun. Namun yang diberikan dalam tahap pertama ini sekitar Rp 1 triliun lebih.

“Untuk anggaran yang akan diberikan APBN akan dimaksimalkan terlebih dahulu dalam tahapan pertama ini,” tutupnya.

Related posts

KPU Samarinda Temukan 11 Ribu Data Pemilih Meninggal

Lydia Apriliani

KPU Samarinda Bubarkan Badan Ad Hoc

Lydia Apriliani

Hasil Pleno KPU akan Disampaikan ke DPRD Samarinda

Lydia Apriliani