Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 264 kali.
HUKUM LAMPUNG

Pelaku Anirat Sadis Dibekuk Tim Serigala Utara Polres Lampura

Polres Lampura saat melakukan konferensi pers terkain penganiyaan dengan pemberatan. (foto: Reky)
Bagikan Ke Sosmed :

Lampung Utara, infosatu.co – Polres Lampung Utara (Lampura) menjelaskan kronologi kasus penganiayaan dengan pemberatan (Anirat) yang mengakibatkan seorang korban LDN (51) warga Dusun 1 Desa Tanjung Harapan Kecamatan Hulu Sungkai Kabupaten Lampura mengalami beberapa luka bacok di bagian kepala. Korban pun meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Penganiayaan dengan pemberatan yang menghabisi nyawa korban LDN (51) itu, terjadi pada Kamis (23/9/2021) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB di perkebunan karet milik Hobren Dusun 1 Tanjung Miring Desa Tanjung Harapan Kecamatan Hulu Sungkai berhasil diungkap Tim Serigala Utara Polres Lampura kurang lebih enam jam.

Hal ini diungkapkan Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail saat menggelar konferensi pers di Mako Polres Lampura, Jumat (24/9/2021) pukul 13.45 WIB.

Lebih lanjut Kapolres AKBP Kurniawan yang didampingi Waka Polres Kompol Dwi Santosa dan Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama memaparkan jika kejadian awalnya terduga pelaku yang berinisial RG (38) warga Desa Lubuk Rukam itu mengambil tanaman singkong milik korban tanpa izin sebanyak satu ikat yang daun singkong tersebut untuk makanan hewan ternak, tetapi saat RG mengambil, kepergok oleh korban LDN sehingga korban pun marah dan sempat hendak mencabut golok dari sarung yang ada di pinggangnya.

Namun belum sempat mencabut, langsung ditahan dengan tangan kiri pelaku dan sebaliknya pelaku mencabut golok yang ada di pinggang sebelah kanannya dengan tangan kanan dan langsung menghujamkan ke bagian kepala dan leher korban sebanyak 6 kali hingga korban terjatuh bersimbah darah. Setelah kejadian pelaku pergi meninggalkan korban menggunakan sepeda motornya.

Dari peristiwa tersebut, setelah mendapat laporan, tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Eko Rendi langsung melakukan penyelidikan, undercover dan survailance yang kemudian berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.

Pelaku diketahui berada di wilayah Martapura Oku Timur Sumatera Selatan (Sumsel) selanjutnya tim melakukan pengejaran. Sekira pukul 24.00 WIB, tim mendapatkan informasi bahwa pelaku RG telah menyerahkan diri di Polres Martapura Oku Timur.

“Terduga RG langsung ditangkap dan dibawa ke Mapolres Lampura,”ujar AKBP Kurniawan.

Kini terduga pelaku RG berikut barang bukti berupa 2 (dua) bilah golok dan 2 (dua) unit sepeda motor sudah di Mapolres Lampura dan terhadap RG tengah dilakukan proses penyidikan.

Akibat perbuatannya terduga pelaku RG dapat dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP ancaman pidana paling lama 7 tahun. (editor: irfan)

Related posts

Bujangan Jual Sabu, Seminggu Untung Rp 2 Juta Tapi Dicokok Polisi

Joko Gunawan

Pelaku Pencurian Sepeda Motor Petugas Vaksinasi Diringkus

Joko Gunawan

Satreskrim Polsek Kroya Amankan Pelaku Spesialis Penipuan Gendam

Hermawan Septianto