Artikel ini telah dilihat : 137 kali.

PKS Adakan Rakorwil, Abu Bakar: Harap Menang 75 Persen di Pilkada Kaltim

  • Whatsapp

Penulis: Lydia – Editor: Sukri

Samarinda, infosatu.co – Partai Keadilan Sejahtera adakan Rakorwil 2019. Kegiatan tersebut, untuk menyambut Pilkada serentak yang akan diadakan di 9 kabupaten/kota, Rabu (25/12/2019) bertempat Kantor DPW PKS Kaltim Jalan M Yamin Samarinda.

Dihadiri oleh anggota Komisi II DPR RI dari fraksi PKS, KH. Aus Hidayat Nur, anggota DPR RI Komisi III, Habib Abu Bakar Al Habsyi, anggota Komisi III DPRD Kaltim yang juga menjabat Ketua DPW PKS Kaltim,KH. Harun Al Rasyid dan seluruh anggota PKS lainnya.

Anggota DPR RI Komisi III, Habib Abu Bakar Al Habsyi menyatakan di tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkada serentak di 9 kabupaten/kota.

“Yakni Kota Balikpapan, Kabupaten Pasir, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Bontang, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu,” ucapnya.

Salah satu agenda Rakorwil, yaitu untuk membidik kemenangan PKS pada Pilkada serentak 23 September 2020 mendatang.

“Jadi PKS berusaha merebut kemenangan di 9 kabupaten/kota di Kaltim, dan harus optimal dalam kemenangan di Pilbup/Pilkot,” ungkap Abu Bakar

Abu Bakar menegaskan, apabila tidak ada calon kandidat dari PKS, maka PKS akan mengusung partai lainnya.

“Kalau mengusung, kita harus mengusung dari partai yang benar-benar punya peluang kemenangan,” terangnya.

PKS berharap bisa menang 75%  di Pilkada serentak di Kaltim.

“Karena itu, perlu dirumuskan pola koalisi dan calon yang akan diusung oleh PKS Kaltim,” jelasnya.

PKS sangat terbuka untuk berkoalisi dengan partai manapun.

“PKS siap berkoalisi dengan partai lainnya, tidak terikat hubungan oposisi kita di pusat. Untuk di daerah, kita dengan siapapun bisa, asal ada peluang untuk menang, meskipun PKS sebagai oposisi,” tegasnya.

Baca Juga :  Perketat Pintu Masuk Paser, Satuan Gugus Tugas Lakukan Pengecekan Suhu Tubuh

Abu Bakar menyatakan bisa berkoalisi dengan partai pemerintah, termasuk PDIP.

“Komunikasi politik dengan PDIP di daerah, saya rasa tidak ada masalah dan bisa dilakukan dengan baik,” tuturnya.

Facebook Comments

Related posts