Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 296 kali.
Cilacap

Polres Cilacap Support Penyampaian Aspirasi LPK Sonagi

Kapolres Cilacap bersama perwakilan LPK Sonagi. (foto: humas polres).
Bagikan Ke Sosmed :

Cilacap, infosatu.co – Polres Cilacap memfasilitasi kegiatan penyampaian perwakilan Direktur LPK Sonagi Cilacap. Hal ini dilakukan oleh Polres Cilacap untuk mengklarifikasi adanya isu-isu penangkapan warga yang membentangkan spanduk pada saat kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Cilacap Kamis (23/9/2021) kemarin.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengatakan bahwa pihaknya mengundang ibu Turinah untuk datang ke Polres Cilacap dalam kaitannya mengklarifikasi adanya isu-isu negatif yang beredar di media massa.

Untuk diketahui, tentang pengamanan kemarin ada yang diamankan dari masyarakat oleh pihak kepolisian sehingga pada hari ini akan sampaikan aspirasi kepada masyarakat sehingga saluran komunikasi dari LPK Sonagi Cilacap dengan dinas instansi terkait yang diharapkan ini dapat terus berjalan bersinergi sehingga masyarakat aspirasinya bisa tersampaikan.

“Kemarin setelah diamankan terus langsung dilepas dan dilakukan pendataan serta diberikan pembinaan dan pengarahan, saya sampaikan dari LPK Sonagi Cilacap tadi memang mereka tidak mengetahui bagaimana alur untuk menyampaikan aspirasi,” kata Kapolres Cilacap, Jumat (24/9/2021).

Sementara itu, Direktur LPK Sonagi Cilacap Turinah menyatakan bahwa kemarin itu rencananya akan menyambut kedatangan Presiden RI dan ternyata kegiatan kemarin dianggap telah melanggar aturan. Untuk itu dirinya mewakili LPK Sonagi memohon maaf atas tindakan dan para siswa dalam kunjungan Bapak Presiden RI Joko Widodo di Cilacap.

Kemudian, untuk menyampaikan aspirasinya bahwa banyak siswa gagal berangkat sehingga banyak yang tertunda mengakibatkan sertifikat kadaluarsa.

“Tindakan yang dilakukan kemarin kita lakukan secara spontan tidak direncanakan,” ungkap Turinah di depan awak media.

Tak hanya berikan fasilitas aspirasi kepada Direktur LPK Sonagi, Kapolres Cilacap juga memberikan hak jawab kepada salah seorang perwakilan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yakni Arif Setiono yang beralamat di Desa Jepara Wetan Kecamatan Binangun untuk mengklarifikasi tentang isu berita negatif yang beredar di medsos.

“Saya akan mengklarifikasi kan bahwa saya tidak ditangkap sama polisi, saya dibawa ke Polsek malah justru dibina dan diberikan arahan dan di situ juga malah saya dikasih makan dan minum,” bebernya.

Selanjutnya, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah berkenan membina dan memfasilitasi semuanya.

“Saya menyadari kesalahan saya yang tidak bisa menempatkan diri untuk menyampaikan aspirasi saya kepada Bapak Presiden RI saat berkunjung di Cilacap,” ungkap Arif. (editor: irfan)

Related posts

Satgas KJK Ziarah ke TMP Sureng Rono dan Bantu Serbuan Vaksin

Hermawan Septianto

Susuri Jalanan Kota Cilacap, Taruna AAL Bersama Danlanal dan Bupati Jalan Sehat

Hermawan Septianto

Santri Berperan Besar Dalam Menegakkan NKRI

Hermawan Septianto