Infosatu.co
        256 Kali dibaca

RPJMD Samarinda Sudah Masuk Tahapan Finalisasi

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda Ananta Fathurozzi saat ditemui media usai melangsungkan rapat finalisasi RPJMD Tahun 2021-2026 di Lantai 2 Balai Kota Samarinda, Jumat (16/4/2021). (Foto: Lydia)
Bagikan Ke Sosmed :

Samarinda, infosatu.co – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan visi misi 5 tahun wali kota/bupati terpilih di masing-masing daerah.

Begitu pun terpilihnya Andi Harun usai pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020 lalu. Dimana, tahapan RPJMD sudah pada proses finalisasi.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda Ananta Fathurozzi, usai melangsungkan rapat finalisasi RPJMD Tahun 2021-2026 di Lantai 2 Balai Kota Samarinda, Jumat (16/4/2021).

“Tahapan ini, kita ingin meminta kepastian terkait kelanjutan tahapan-tahapan berikutnya. Sebab ada beberapa yang mengganjal, salah satunya isu restrukturisasi organisasi,” ungkapnya.

Tahapan ini untuk mensinkronkan keinginan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda. Di dalamnya terdapat visi misi kepala daerah sampai dengan program prioritas dan unggulan.

“Tapi maunya kami itu arahan beliau lebih dalam dan detail. Intinya, kita minta arahan lebih dipertegas untuk ke seluruh OPD. Kemudian, dalam proses pembentukan RPJMD itu juga ada tahapan Musrenbang,” jelasnya.

Jadi untuk tahun ini, nantinya Samarinda akan melakukan Musrenbang sebanyak 2 kali. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan hanya satu kali saja.

“Dua kali karena RPJMD ini harus di Musrenbangkan juga, kalau tahun-tahun kemarin itu hanya RKPD tahunan. Kalau 5 tahunan ini karena wali kota baru, jadi setiap 5 tahun itu ada dua kali Musrenbang,” paparnya.

Ananta mengatakan bahwa Minggu depan akan dilakukan konsultasi publik untuk RPJMD Kota Samarinda. Dalam kegiatan ini, masyarakat akan diundang untuk diminta masukannya terhadap RPJMD 2021-2026.

“Mereka akan dikasih draf dan konsep sesuai visi misi wali kota, nanti dikritisi dan ada masukan dari seluruh komponen masyarakat Samarinda,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun membeberkan beberapa poin yang telah dibahas dalam rapat finalisasi RPJMD 2021-2026, yakni berkaitan dengan visi misinya sebagai kepala daerah terpilih.

“Pertama, program pemberdayaan RT (alokasi Rp 100 juta – Rp 300 juta per RT per tahun), program pengendalian banjir dan pembangunan sistem drainase modern, program pembangunan sistem transportasi massal modern dan ramah lingkungan (Subway/Sky Train/Monorail),” ucapnya.

Selanjutnya, program social security system, program smart city plus, program “Doctor On Call” untuk kondisi darurat, lansia, dan balita. Kemudian, program bantuan peralatan dan sarana pendidikan untuk menunjang pendidikan gratis 12 tahun.

“Program pengembangan badan usaha milik RT (basis kelurahan), program pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman rekreasi dan 1 kelurahan 1 playground serta penciptaan 10.000 wirausaha baru,” katanya.

Sedangkan misinya untuk mewujudkan warga kota yang religius, unggul dan berbudaya. Kemudian, mewujudkan perekonomian kota yang maju, mandiri, berkerakyatan dan berkeadilan.

“Mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel dan bebas korupsi dengan memberi ruang bagi partisipasi masyarakat, mewujudkan infrastruktur yang mantap dan modern. Terakhir, mewujudkan kota dengan lingkungan yang aman, nyaman, harmoni dan lestari,” urainya. (editor: irfan)

Related posts

Operasi Ketupat, Pengamanan Penyebaran Covid-19 Diperketat

Lydia Apriliani

Jelang Idulfitri, Polres Samarinda Bangun Pos Pengamanan dan Penyekatan

Lydia Apriliani

Di IKN Baru, Samarinda Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Bagian Tengah

Lydia Apriliani