Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 291 kali.
Cilacap

Setelah Kemit Forest, Disporapar Cilacap Simulasi Pembukaan Wisata Waduk Kubangkangkung

Dispopar saat melakukan simulasi wisata Waduk Kubangkangkung. (Foto: Awan)
Bagikan Ke Sosmed :

Cilacap, infosatu.co – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap kembali menggelar simulasi pembukaan destinasi wisata.

Salah satu spot foto di waduk kubangkangkung

Sebelumnya telah melakukan simulasi pembukaan destinasi wisata di Kemit Forest sebagai role model. Status Cilacap masuk kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3.

Kali ini Disporapar Cilacap kembali melakukan simulasi pembukaan destinasi Wisata Alam Waduk Kubangkangkung yang berada di Jalan Raya Kawunganten Sidareja, Selasa (14/9/2021). Dalam simulasi ini tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Simulasi pembukaan destinasi wisata alam Waduk kubangkangkung tersebut dilakukan oleh Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Kasidi, Kasi Pengembangan Usaha Pariwisata Ida Farida, Analis Pariwisata Agus Riyadi dan tampak hadir unsur Forkopimcam Kawunganten serta undangan lain.

Kepala Disporapar Cilacap Tri Komara Sidhy melalui Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Kasidi mengatakan jika kegiatan simulasi ini, pihaknya menindaklanjuti atas surat Inmendagri dan surat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) terkait dengan pembukaan destinasi pariwisata di wilayah Jateng.

“Sebelum kita dibuka supaya semua mengadakan simulasi dan simulasi ini bukan berarti langsung dibuka, akan tetapi diharapkan simulasi ini untuk persiapan ketika nanti sudah masuk ke level 2. Kita sudah siap di masing-masing pengelola destinasi di wilayah Cilacap, terutama di objek wisata Waduk Kubangkangkung,” kata Kasidi.

“Simulasi kita sudah melaksanakan dua kali, yang pertama kita sudah lakukan di Kemit Forest Sidareja, kemudian simulasi kedua ini di Waduk Kubangkangkung, kemudian jadwal simulasi yang sudah masuk ke kita yaitu pada Rabu (15/9/2021) simulasi akan berlanjut ke Pantai Indah Widara Payung Binangun dan untuk Kamis (16/9/2021) simulasi di Pantai Teluk Penyu Cilacap,” urainya.

Menurut Kasidi, untuk pengunjung nantinya ketika masuk ke level 2 masih menunggu Inbupnya dan kalau yang kemarin dilihat di Inbup itu 50 persen, mudah-mudahan nanti dilihat perkembangannya Inbup atau Inmendagri ketika Cilacap sudah masuk ke level 2.

Terkait sanksi bagi pengelola objek wisata yang telah mengadakan simulasi dan kemudian pada pelaksanaanya melanggar aturan tersebut, nantinya akan diberikan sanksi berupa penutupan sementara kepada pengelola objek wisata itu, kemudian diadakan pembinaan untuk bisa buka kembali.

“Kami dari Disporapar mengimbau kepada pengelola destinasi wisata ketika kita sudah buka jangan lupa dan jangan tinggalkan prokes dan kita jangan lalai terhadap prokes karena kita tidak mau adanya klaster di destinasi wisata,” tegasnya.

Sementara itu pengelola objek wisata Waduk Kubangkangkung Supiyadi atau akrab disapa Adi menjelaskan terkait simulasi pada objek wisata Waduk Kubangkangkung dimulai dari penyemprotan disinfektan pada loket utama dan juga di beberapa titik lokasi keramaian. Di lokasi, pihaknya juga sudah menyiapkan hand sanitizer, masker dan tempat cuci tangan dengan air mengalir.

“Sebelum masuk pengunjung akan dicek suhu tubuh terlebih dahulu dan wajib menunjukkan surat vaksin serta mematuhi prokes. Apabila pengunjung tidak mematuhi prokes pengunjung tidak diperkenankan masuk ke area wisata Waduk Kubangkangkung,” ucap Adi.

“Kami selaku pengelola objek wisata Waduk Kubangkangkung mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder baik dari Disporapar Cilacap, Polsek, Koramil Kawunganten, unsur Forkopimcam Kawunganten dan Pemdes Kubangkangkung atas terlaksananya simulasi pembukaan di objek wisata Waduk Kubangkangkung,” ujarnya. (editor: irfan)

Related posts

Polres Cilacap Support Penyampaian Aspirasi LPK Sonagi

Hermawan Septianto

Prihatin Nasib Nelayan, Danlanal Cilacap Bagikan Sembako

Hermawan Septianto

Danlanal Cilacap Berikan Tali Asih ke Pengurus Tempat Ibadah

Hermawan Septianto