Infosatu.co
      Artikel ini telah dilihat : 418 kali.
DPRD KALTIM

Tio: Ubah Mindset Perusda Rugi

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono. (foto: Lydia)
Bagikan Ke Sosmed :

Samarinda, infosatu.co – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono mengatakan direksi perusda Kaltim yang baru terpilih harus mengubah mindsetnya.

“Mereka harus mengubah mindset bahwa perusda selalu rugi, tidak boleh ada yang seperti itu,” ungkapnya beberapa waktu lalu di Gedung E Kompleks DPRD Kaltim.

Tio sapaan akrab Nidya Listiyono, mengaku banyak menemui pemikiran atau mindset seperti itu. Seolah-olah wajar ketika perusda dibentuk lalu rugi.

“Saya banyak menemukan statement rata-rata di seluruh Indonesia perusda itu rugi. Terus pertanyaannya, apa kita mau jadi yang kebanyakan. Kan kita nggak mau begitu, pastinya mau profit,” ulasnya.

Direksi perusda yang sudah diumumkan kata Tio, tentu harus dipanggil untuk melakukan pembahasan terkait planning ke depan untuk menambah profit.

“Kita harus bahas bagaimana targetingnya seperti apa, karena mereka kan mitra kita. Jangan sampai tiba-tiba tidak fair ketika dalam perjalanan malah rugi, sementara di awal-awal tidak diperhatikan,” jelasnya.

Komisi II selaku mitra memang harus melakukan pemanggilan untuk pembahasan terkait perusda di Kaltim, sebab dibentuk untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita akan panggil untuk perkenalan dan agar bisa bersinergi terkait perkembangan perusda. Sedang dijadwalkan, kalau bisa secepatnya,” urainya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang mengatakan bahwa perekrutan pada tahun ini merupakan pertama kali dalam sejarah perusda dan BUMD di Kaltim.

“Baru kali ini dilakukan pemilihan dengan mekanisme, kalau dulu kan tinggal penunjukan saja. Jadi sangat wajar kalau Komisi II sebagai mitra kerja BUMD ingin berkenalan dan bersilaturahmi dengan pimpinan terpilih,” ujarnya.(editor: irfan)

Related posts

Ada Polder, Pembangunan RSUD Korpri di Sempaja Aman

Lydia Apriliani

Komisi III Tandai RSUD Korpri, Pesimis Bisa Finish 100 Persen Akhir Tahun

Lydia Apriliani

Data Serapan Anggaran Rendah, Kepala BPKAD Harus Diganti

Lydia Apriliani